HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Benarkah Facebook Akan di Blokir ? Mari Baca Kebenaran Nya di Infotamient

Facebook di Blokir- Memang saat ini lagi viral di media sosial terutama di Facebook karena ada kabar beredar bahwa facebook akan di blokir oleh pemerintah indonesia.

Facebook akan di blokir
Sumber:Facebook

Lantas Fakta atau Hoaxs Facebook akan di Hapus ?


Begini penjelasan nya....

Pemerintah memang benar bisa saja mengambil tindakan untuk memblokir facebook di indonesia ini, karena ada satu juta data di indonesia ini ikut bocor dalam skandal Cambridge Analytica  (CA).
Meski seperti itu belum bahkan tidak ada kepastian jika ada pemblokiran facebook di  tanggal 24 April mendatang, bahwa Facebook benar-benar akan di blokir oleh pemerintah.

Mentri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam berbagai kesempatan tidak pernah berbicara bahwa akan menghapus Facebook, Tetapi Rudiantara mengatakan Kementrian KOMINFO tidak segan-segan untuk memblokir Facebook, namun demikian tetap menggunakan sesuai prosedur yang ada agar tindakan nya tidak gegabah.

Satu-satunya pernayataan Rudiantara mengenai status Facebook yang akan di blokir ialah, jika di temukan bukti-bukti bahwa Facebook di gunakan untuk menghasut,memprofokasi atau melanggar Kebijakan yang telah ada.

Mentri Komunikasi dan Informasi juga memastikan jika penyidik menemukan unsur dugaan pidana dalam kebocoran data pengguna Facebook di Indonesia, maka peluang untuk pemblokiran Facebook akan semakin besar.

Sementara hal keduanya itu belum bisa di buktikan, masih dalam penyidikan dan menunggu hasil audit nanti.

"Kalau ada indikasi bahwa Facebook di Indonesia digunakan untuk penghasutan, seperti yang terjadi di Myanmar, saya tidak punya keraguan untuk blokir," kata Rudiantara, Rabu (11/4/2018), di Gedung Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta.


Bagaimana ? apakah sudah menemukan jawaban nya ? tentang facebook akan di blokir seperti hal nya di Myanmar ?!

Jika belum mantap dan masih ada pertanyaan di dalam hati tentang data satu juta yang di maksud kan di atas, maka silahkan baca penjelasan nya tentang data pengguna Indonesia Bocor, denda hingga pemblokiran di nantikan oleh Facebook.

Data Pengguna Indonesia, Facebook Akan Di Blokir

Facebook akhirnya membongkar dan mengedarkan bahwa jumlah pasti data pribadi pengguna yang di curi Firma Cambridge Analytica.

Jika sebelum nya telah di taksir mencapai 50 juta, ternyata saat ini angka nya lebih besar, yaitu mencapai 87 juta.

Cambridge Analytica merupakan konsultan politik yang di gunakan Donal Trump (presiden amerika saat ini) dalam kampanye pemenangan Pilihan Presiden (pilpres) Amerika Srikat pada tahun 2016 lalu.

Sebagaimana telah tertera di situs resmi Facebook Newsroom  bahwa, Salah satu di antara sebanyak 1 juta tersebut ialah Data Pribadi Pengguna Indonesia.

Untuk menanggapai hal ini, Mentri Komunikasi dan Informatika (MenKomInfo) Rudiantara mengatakan bahwa sudah mulai berkordinasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia  (PolRi) sebagai penegakan hukum secepatnya.

“Penggunaan data yang tidak semestinya oleh penyelenggara sistem elektronik (PSE) bisa melanggar Peraturan Menteri (PM) Kominfo tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),” katanya pada KompasTekno, Kamis (5/4/2018).

“Sanksinya bisa mulai dari sanksi administrasi, sanksi hukuman badan sampai 12 tahun, dan sanksi denda sampai Rp 12 miliar,” ia menambahkan.

Mentri yang biasa di sapa Chief  RA tersebut mengatakan tidak segan ntuk melakukan pemblokiran Facebook jika di perlukan, Tentu saja mekanisme ini harus melalui prosedur dan aturan yang berlaku di Indonesia.

"Jika Pemerintah harus Blokir, ya diblokir" Ujarnya.

Rudiantara telah menelpon pihak Facebook langsung sejak beberapa hari yang lalu, ia meminta Facebook sebagai jaminan PSE untuk taat dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Ia juga meminta penjelasan tentang kasus Cambridge Analytica, apakah berdampak pada Pengguna Indonesia dan tentang apa dampak nya hingga saat ini Facebook belum memberikan angka persisnya kepemerintah meski angka tersebut sudah di umumkan secara Publik.

Indonesia telah menduduki angka urutan ketiga setelah Amerika Srikat dengan kebocoran data data berjumlah 70,6 juta pengguna Facebook dan Filipina dengan kebocoran data 1,1 juta pengguna Facebook.

Dan dengan negara lain yang kebocoran data pengguna mencatat angka berkisaran ratusan ribu ialah, Inggris, Meksiko, Kanada, India, Brasil, Vietnam dan Australia, mereka hanya mencapai ratusan ribu.

Sampai saat ini bagaimana ? tentu sudah menemukan jawaban nya ....

Informasi ini di dapat dari Kompas.com yang telah kami rangkum sebaik mungkin untuk memberikan informasi tambahan kepada publik, agar tidak terlalu fokus akan berita-berita yang belum tentu benar ada nya.

Previous
« Prev Post

2 komentar

Terimakasih gan, informasi nya sangat membantu,.....
Izin share...

kembali kasih mb... monggo di share jika bisa bermanfaat....

Kritik dan saran Anda selalu kami tunggu, tinggalkan lah komentar yang baik !

Contact Form

Name

Email *

Message *