HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Lagi Lagi Ripper (Penipu) Memakan Korban di Lampung

Pada hari ini tepatnya di tanggal 21 Mei 2018 Ripper/Penipu melakukan aksinya, dan korban nya adalah saya sendiri, sungguh miris nasib saya hari ini, siang ketipu malam gak jadi kerja karena kesalahan SIP.

Hayalan dan Harapan Saya


Ripper Penipuan


Saya sebagai seorang blogger yang memiliki harapan sederhana namun tinggi, saya hanya ingin memberikan kualitas blog saya kesemua visitor, mungkin dengan memiliki Kamera DSLR saya bisa menjepret moment yang lebih berkualitas dan bisa berbagi informasi di blog saya, namun na'as bukan impian yang ku dapat melainkan saya malah tertipu.

Hanya anak desa yang memiliki harapan tinggi agar bisa menjadi seorang blogger yang profesional, dengan memberikan informasi-informasi bermanfaat.

Dengan memiliki Kamera DSLR saya fikir bisa memberikan lebih unuk kualitas blog saya, namun apalah daya itu semua hanya angan-angan saya, kamera tidak di dapat uang pun Raip.

Namun harapan saya unuk memiliki DSLR belum padam, mungkin hari ini saya belum dapat di izinkan tuhan untuk memilki nya namun saya yaqin suatu saat saya pasti mampu membelinya, hanya modal keyaqinan saya pasti bisa membelinya dan mewujudkan impian saya.

Dengan dukungan,bantuan dan doa dia saya yaqin pasti saya akan sukses dalam meraih harapan kami berdua, karna saya yaqin betul doa nya di qobul oleh tuhan, hanya saja belum sekarang waktunya, dan saya pun sudah merasa ikhlas dan saya pasrahkan sama tuhan atas musibah yang saya alami saat ini dan mudah-mudahan tuhan memberikan jalan terbaiku.

Kronologis Ripper yang Saya Alami


Sudah jadi harapan dan cita-citaku memiliki kamera DSLR guna untuk ngeblog,dan saya bertekat untuk membelinya meski dana saya minimalis banget,namun saya rasa ada yang jual dengan harga murah dan terpercaya.

Pada malam minggu saya buka sosial media Facebook dan saya lihat sana sini terutama di grup forum jual beli guna untuk mencari informasi siapa yang mau jual kamera DSLR dan akhirnya saya menemukan satu postingan yang menawarkan kamera DSLR Cannon type 550D dengan harga murah karena dia kepepet butuh uang, akhirnya saya tanggapin dan hingga akhirnya saya ngbrol dan berbincang-bincang di chat whatsapp.

Setelah diskusi dan menentukan harga saya akhirnya berminat untuk membelinya, berhubung itu masih malam di waktu itu kami hanya merunding tentang jual beli, kami pun saling tukar identitas seperti ktp dll, dia pun mengirim iedentitasnya berupa KTP,SIM dan foto bukti dia memegang id nya.

Saya percaya karena saat ini sedang bulan puasa dan dia mengirimkan id nya lengkap, namun ternyata IDENTITASNYA SEMUA PALSU.

Setelah selesai proses akhirnya di esok harinya tepat di hari minggu tanggal 21/05/2018 dia menghubungi saya lagi untuk meneruskan transaksi sesuai perjanjian, sedangkan perjanjian nya sebagai berikut

Ripper Penipuan


  • Barang di jual : Kamera DSLR Cannon type 550d
  • Harga barang : 2 juta (scond)
  • Pengiriman :Via JNE
  • Pembayaran : setengah dulu baru di lunasin setelah barang nyampek (namun saya cuman punya 500 rb dlu)
  • Prosedur : Dia di JNE untuk foto Packing barang baru saya transfer uang


Setelah dia sampai di JNE dengan foto-foto barang packingan dan seolah-olah sedang proses pengiriman saya pun akhirnya pergi ke ATM mini (link BRI) untuk mentransfer, dan jarak antara rumah dan ATM mini kurang lebih berjarak 10 km.

Setelah saya sampai dan kirim saya kirim foto transferan saya kedia, dan dia balas dengan kata "baik mas barang sudah saya kirim" nah di sana saya sudah lega dan merasa senang karena saya akan memiliki apa yang saya dapat.

Namun tak lama kemudian saya di telpon dengan nomor 12 digit yang saya rasa itu nomor telkomsel (0852xxxxxxxx), yang menelpon saya mengaku dari pihak JNE yang menjelas kan dengan kriteria pengiriman barang, dan berhubung barang yang pesan adalah sejenis elektronik katanya saya harus membayar Asuransi sebesar 1 juta 200 agar barang bisa di kirim, berhubung saya kurang pengalaman saya berfikir saya gak punya uang sebesar itu waqtu itu dan saya bertanya-tanya kesana kesini di grup juga, ada yang menjelaskan bahwa jika asuransi di JNE biasanya 10% dari harga barang, nah ini kok melebihi 50% nya.

Di sana mulai khawatir dengan kasus ini, setelah saya runding dengan penjual(ognum itu) katanya saya kalau gak mau nanggung asuransi saya harus melunasi uang pembayaran nya terlebih dahulu, namun saya pun tidak menyetujuinya karena saya tidak punya uang.

Setelah berbelit-belit sana sini dan katanya "jika pengiriman tidak jadi maka uang saya kembali 87% dan saya setuju, namun naas Whatsapp saya di blokir langsung oleh ognum itu dan saat saya minta uang kembali ternyata akun nya sudah tidak aktif dan saya KEHILANGAN UANG SEBESAR 500 rb.

Di sana saya mulai berfikir jika saya menjadi korban Ripper/Penipuan, namun saya sedikit demi sedikit untuk mengikhlaskan nya, dan alhamdulillah sdkit ikhlas.

Dengan hari yang sama saya mencoba hubungi ognum itu dengan menggunakan akun lain yang saya berlagak untuk membelinya, dan ternyata dia lagi-lagi menjalankan aksinya dengan aksi yang sama saat saya tertipu pertama tadi.

Saat saya berbincang-bincang di akun saya yang kedua saya berbicara "saya mau beli kalau uang yang tadi siang di kembalikan" sepontan akun saya lagi-lagi di blokir, saya hanya tertawa karena orang ini tadinya membawa bulan suci ramadhan dan dia tidak tahu bahwa saya adalah korbanya.hhe

Dan saya pun sudah tekat untuk mengikhlaskan nya karena uang tidak seberapa dan hitung-hitung saya sodaqoh di bulan Ramadhan ini. hheee na'as ya...

Pesan saya

Untuk kalian yang ingin membeli/transaksi waspadailah meski dia mengirim KTP itu hanya identitas orang lain yang di gunakan nya.

Jangan termakan oleh omongan nya yang sok lugu dan polos, namun sejatinya dia ognum berdarah dingin.

Gunakan jasa Rekber/tokped untuk melakukan transaksi dan demi keamanan transaksi, agar anda tidak menjadi korban Ripper Penipuan.

KesimpulanHati-hati penipuan merajalela, waspadai penipuan dan ada lagi penipuan bermodus hipnotis online.
Semoga kawan-kawan semua tidak menjadi korban dan menjadi pelaku juga.

Dari saya terimakasih atas partisipasinya telah membaca pengalaman buruk saya di bulan ramadhan ini, semoga tuhan membalas kebaikan kita semua, dan iklhaskan lah apa yang sudah terjadi pada diri anda, sekian dari saya good luck and tersenyumlah sebelum tersenyum itu di larang !

Previous
« Prev Post

3 komentar

heheee iya gan kita butuh hati2 sangat agar tidak menjadi korban lagi

Kritik dan saran Anda selalu kami tunggu, tinggalkan lah komentar yang baik !

Contact Form

Name

Email *

Message *